Blog Single

01 Jan

Mari Bantu Gizi Anak Asmat

Krisis gizi buruk kembali melanda Tanah Papua. Krisis tersebut disertai dengan merebaknya wabah penyakit campak, tepatnya di Kabupaten Asmat. Bencana yang juga disebut sebagai kejadian luar biasa (KLB) ini telah melanda ratusan jiwa di beberapa distrik di Kabupaten Asmat selama lebih dari empat bulan. Mayoritas penderitanya adalah anak-anak.

Dalam kurun waktu September 2017 hingga Januari 2018, campak dan gizi buruk telah mengakibatkan 63 anak meninggal dunia. Angka tersebut berdasarkan pendataan empat tim terpadu penanggulangan campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat.

Sementara itu, RSUD Asmat melaporkan ratusan anak lainnya yang juga terjangkit wabah campak dan gizi buruk masih dalam perawatan medis. Hingga Kamis (11/1), tercatat 393 pasien campak dan gizi buruk menjalani rawat jalan dan 175 lainnya menjalani rawat inap. Jumlah korban terdambak diperkirakan terus bertambah, mengingat masih banyaknya wilayah yang belum terjangkau oleh tim medis.

Wabah campak disertai gizi buruk memang telah lama menjangkit warga, yang umumnya anak-anak, di Kabupaten Asmat. Masalah kemiskinan dan gaya hidup tidak sehat dinilai sebagai pemicu mewabahnya penyakit tersebut. Merespon bencana gizi buruk dan wabah campak yang terjadi di Kabupaten Asmat.

Hari ini saudara sebangsa di timur Indonesia memanggil kita. Krisis kesehatan dan gizi buruk menghampiri Papua. Berbagai penyakit melanda saudara kita tanpa pandang usia. Puluhan bayi-bayi kekurangan asupan pangan hingga meninggal di pangkuan orang tuanya.

Bangsa Indonesia sejatinya adalah bangsa yang humanis, berjiwa sosial, dan menjunjung tinggi sikap saling tolong menolong. Kepedulian rakyat Indonesia menembus batas teritorial negeri dan melampaui sekat geografis. Karena kepedulian itu universal, berlaku untuk siapa pun, tidak peduli tetangga dekat atau malah saudara terpisah jauh ribuan kilometer. BSMI ikut berpartisipasi menjadi solusi kemanusiaan.

Mari salurkan donasi Anda yang akan diakumulasi dalam bentuk beras, kebutuhan pokok dan medis untuk ASMAT PAPUA, melalui rekening : Bank Syariah Mandiri No 72.0808.0808 atas nama Bulan Sabit Merah Indonesia. Informasi bisa menghubungi 085716148676.

Related Posts

Leave A Comment