Blog Single

01 Oct

Dongeng untuk Anak-Anak Korban Gempa Palu

Bencana alam selalu menjadi hal yang memilukan. Terlebih bagi anak-anak yang usianya masih terlalu kecil untuk didera peristiwa yang mengerikan. Di saat mereka belum sepenuhnya memahami apa yang tengah terjadi, mereka harus meninggalkan tempat tinggal mereka dan berusaha untuk beradaptasi pada situasi yang sepenuhnya berbeda. Banyak dari mereka yang telah terpisah dari keluarga dan kehilangan orang tua.

 

Namun kondisi gempa sebisa mungkin tidak membuat mereka terut larut dalam kesedihan. Rumah mereka hancur, namun jangan biarkan senyum dari wajah mereka ikut pudar.

 

Kami relawan BSMI yang berada di lokasi pengungsian di TK Khalifah 1 Makassar berusaha untuk mengembalikan hasrat mereka untuk kembali tersenyum.

 

Berdongeng adalah salah satu cara untuk memberikan ketenangan dan kegembiraan pada anak-anak. Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan trauma healing kepada korban anak-anak yang telah terkuras emosinya selama beberapa hari terakhir ini.

 

Puluhan anak yang menjadi korban gempa dan tsunami di Palu-Donggala yang sedang berada di lokasi pengungsian di TK Khalifah 1 Makassar dihibur oleh dongeng yang dibawakan oleh Kak Safira Devi Amorita. Pagi ini adalah aksi pertama Kak Safira di awal bulan Oktober 2018.

 

Alhamdulillah melalui kegiatan berdongeng ini telah terkumpul donasi sebesar Rp. 1.125.000 – yang berasal dari 20 adik adik kecil siswa TK Khalifah 1 Makassar. Ajakan untuk berdonasi dilakukan oleh para relawan dan para guru untuk menanamkan nilai nilai kemanusiaan pada usia dini.

 

Terima kasih untuk ibu guru dan kepala sekolah Khalifah 1 Makassar. Semoga anak-anak yang berdonasi tumbuh menjadi manusia yang bertakwa dan berjiwa sosial yang tinggi. Dan semoga anak-anak korban gempa dapat segera pulih dari dampak gempa dan menatap masa depan yang lebih cerah. Amin ya rabbal alamin.

Related Posts

Leave A Comment